Lahat - Kabupaten Lahat merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di Sumatera. Hanya saat ini, belum ada sertifikat perlindungan Indikasi Geografis (IG).

PEMKAB.LAHAT Rabu, 07 Agustus 2019 10:24:29 Pemerintahan 120

Guna mengejar hal tersebut, Dinas Pertanian Lahat melalui Bidang Perkebunan mengundang pihak Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia untuk melakukan sosialisasi dan tonggak awal menuju sertfikasi IG kopi Lahat.

Acara dilaksanakan di ruang rapat Dinas Pertanian Lahat, Selasa (6/8). Narasumber dari Kemenkumham, diantaranya Idria ST MSI dari Direktur Jenderal Kekeayaan Inteluktual Kemenkum RI, Yulkhaidir Kasubsi Pelayanann Kekayaaan Intelektual Kanwil Kemenkumham Sumsel. Acara dibuka langsung oleh Kadis Pertanian Ir H Agustia Budiman. Diikuti oleh para petani, penggiat kopi, Bapeda Lahat, pelaku usaha kopi.

"Adanya sosialisasi IG ini diharapkan. Kopi lahat memiliki sertifikasi perlindungan kopi IG kedepannya," ungkap Kadis Pertanian Ir H Agustia Budiman diampingi Kabid Perkebunan Engkos Kosasih, Selasa (6/8).

Bupati Lahat Cik Ujang SH melalui Wabup Lahat H Haryanto SE MM MBA menegaskan bahwa Pemkab Lahat mendukung adanya IG Kopi Lahat. Dinas terkait agar segera menyusun anggaran dan segera berkoordinasi. Sehingga syarat dan keperluan menuju sertifikasi IG Kopi Lahat bisa dapat tercapai. "Adanya IG Kopi Lahat bisa meningkatkan Kopi Lahat agar lebih dikebal luas. Pemkab dukung penuh," ungkapnya.

Sementara Idris ST MSI bahwa dengan adanya IG maka bisa meningkatkan harga jual kopi Lahat. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan. Namun IG mengakui produk dengan kualitas tertentu, dibuat sesuai dengan metode tradisional, atau menikmati reputasi tertentu dan atribut wilayah tertentu.

Dari sosialisasi tersebut, peserta dari petani, penggiat kopi dan pelaku usaha langsung membentuk organisasi, membahas logo dan nama IG untuk segera diusulkan.